ABSTRAK
Dalam menghasilkan suatu keputusan perlu
adanya sistem pengambilan keputusan, oleh karena itu untuk memecahkan suatu
masalah dan menghasilkan keputusan yang baik maka sistem pendukung keputusan
sangat diperlukan. Sistem pendukung keputusan sangat berguna untuk membantu
seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Sistem pendukung keputusan sendiri memiliki
komponen-komponen penting yang berkaitan dan dapat membantu jalannya proses.
Kemudian terdapat juga pemodelan yang berfungsi untuk membantu jalannya sistem
pendukung keputusan juga. Dalam makalah ini akan disampaikan penjelasan tentang
pengambilan keputusan,konsep sistem pendukung keputusan , jenis-jenis pendukung
keputusan, ciri- ciri dan kemampuan sistem pendukung keputusan, karateristik
dan manfaat yang diperoleh. Sistem
pendukung keputusan ini sengaja dibuat karena dirasa perlu suatu pemikiran untuk
mengarahkan penggunaan aplikasi computer untuk membantu pengambilan keputusan
yang dilakukan oleh manajemen berdasarkan kepada konsep Simon mengenai
keputusan yang terstruktur dan tidak
terstruktur juga berdasarkan kepada konsep Robert N. Anthony tentang tingkat –
tingkatan manajemen. Sistem pendukung keputusan ini pastilah berkaitan dengan
seorang manajer. Semua aktifitas manajer berada di seputar pengambilan
keputusan. Manajer memerlukan informasi yang dikirimkan secara efisien dan
dalam cara yang dibatasi oleh waktu maka para manajer menggunakan komputer
untuk mendukung dan meningkatkan pengambilan keputusan.
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Di suatu organisasi maupun perusahaan
pengambilan keputusan merupakan tindakan yang harus diikuti untuk memecahkan
suatu masalah. Maka dari itu sistem pendukung keputusan sangat diperlukan untuk
memecahkan masalah tersebut. Menurut Michael
S. Scott Morton dengan istilah Decision Support System, sistem tersebut adalah
suatu sistem berbasis komputer yang membantu mengambil keputusan. Sebagai
seorang manajer tentunya dalam pengambilan suatu keputusan harus secara baik
efisien dan menghasilkan produk yang bermanfaat. Agar keputusan yang diambil sesuai harapan
maka hal – hal yang berkaitan harus saling bekerja sama dan saling melengkapi. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang
mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah
semi-terstruktur yang spesifik.
B. Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka dapat
ditentukan rumusan masalah dalam makalah ini seperti:
1. Apa konsep sistem pendukung keputusan?
2. Apa ciri- ciri sistem pendukung keputusan?
3. Apa komponen sistem pendukung
keputusan?
4. Bagaimana tujuan sistem
pendukung keputusan?
C. Tujuan
1. Menjelaskan konsep sistem
pendukung keputusan
2. Mendeskripsikan ciri - ciri
sistem pendukung keputusan
3. Untuk mengetahui komponen
sistem pendukung keputusan
4. Untuk mengetahui tujuan
sistem pendukung keputusan
PEMBAHASAN
Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem
(DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott
Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah
suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil
keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai
persoalan yang tidak terstruktur.
Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan
komputer dalam proses pengambilan keputusan. Untuk memberikan pengertian yang
lebih mendalam, akan diuraikan beberapa difinisi mengenai SPK yang dikembangkan
oleh beberapa ahli, diantaranya oleh Man dan Watson yang memberikan definisi
sebagai berikut, SPK merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu
pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk
memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak
terstruktur.
Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen
pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu
organisasi atau perusahaan.
Dapat juga
dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk
mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore
and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung
analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan,
orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak
biasa.
Ciri – ciri
Sistem Pendukung Keputusan
a.
SPK memberi pendukung informasi kepada pengambilan keputusan
b.
Dukungan SPK diberikan untuk berbagai tingkatan manajemen
c.
Dukungan selain memberikan kepada individu juga juga kepada
kelompok
d.
SPK mendukung keputusan yang independen
e.
SPK memberikan dukungan terhadap semua tingkatan
f.
SPK selalu menyesuaikan diri terhadap keadaan
g.
SPK harus mudah untuk dioprasikan
h.
Tujuan SPK meningkatkan efesien pengambilan keputusan
i.
Pengambilan keputusan memeliki kendali yang lengkap untuk semua
tingkat prosespengambilan keputusan
j.
SPK menarik minat belajar
k.
SPK relatif harus mudah untuk di buat
l.
SPK biasanya menggunakan model
m.
SPK tingkat lanjut menangpung komponen knowledge (pengetahuan)
Sistem pendukung keputusan terdiri atas tiga
komponen utama yaitu:
- Subsistem
pengelolaan data (database).
- Subsistem
pengelolaan model (modelbase).
- Subsistem
pengelolaan dialog (userinterface).
Hubungan antara ketiga komponen ini dapat
dilihat pada gambar dibawah.
Gambar
: Hubungan antara tiga komponen sistem pendukung keputusan
a. Sub sistem pengelolaan data (database)
Sub sistem pengelolaan data (database) merupakan komponen SPK yang berguna sebagai
penyedia data bagi sistem. Data tersebut disimpan dan diorganisasikan dalam
sebuah basis data yang diorganisasikan oleh suatu sistem yang disebut dengan
sistem manajemen basis data (Database Management System).
b. Sub sistem pengelolaan model (model base)
Keunikan dari SPK adalah kemampuannya dalam mengintegrasikan data dengan
model-model keputusan. Model adalah suatu tiruan dari alam nyata. Kendala yang
sering dihadapi dalam merancang suatu model adalah bahwa model yang dirancang
tidak mampu mencerminkan seluruh variabel alam nyata, sehingga
keputusan yang diambil tidak sesuai dengan kebutuhan oleh karena itu, dalam
menyimpan berbagai model harus diperhatikan dan harus dijaga fleksibilitasnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pada setiap model yang disimpan
hendaknya ditambahkan rincian keterangan dan penjelasan yang komprehensif
mengenai model yang dibuat.
c. Subsistem pengelolaan dialog (user interface)
Keunikan lainnya dari SPK adalah adanya fasilitas yang mampu mengintegrasikan
sistem yangterpasang dengan pengguna secara interaktif, yang dikenal dengan
subsistem dialog. Melalui subsistem dialog, sistem diimplementasikan sehingga
pengguna dapat berkomunikasi dengan sistem yang dibuat.
Fasilitas yang
dimiliki oleh subsistem dialog dibagi menjadi tiga komponen :
1. Bahasa aksi (action language),
yaitu suatu perangkat lunak yang dapat digunakan oleh user untuk berkomunikasi
dengan sistem, yang dilakukan melalui berbagai pilihan media seperti keyboard,
joystick dan keyfunction yang lainnya.
2. Bahasa tampilan (display and presentation language),
yaitu suatu perangkat yang berfungsi sebagai sarana untuk menampilkan sesuatu.
Peralatan yang digunakan untuk merealisasikan tampilan ini diantaranya adalah
printer, grafik monitor, plotter, dan lain-lain.
3. Basis pengetahuan (knowladge base), yaitu
bagian yang mutlak diketahui oleh pengguna sehingga sistem yang dirancang dapat
berfungsi secara interaktif.
Tujuan Sistem Pendukung
Keputusan
a. Dapat membantu manajer dalam membuat keputusan
saat memecahkan berbagai masalah semiterseruktur
b. Dapat mendukung penilaian yang dilakukan oleh
manajer dan tidak mencoba menggantikannya.
c. Dapat meningkatkan efektifitas pengambilan
keputusan yang dilakukan oleh manajer dan bukan meningkatkan efesiensinya.
Manfaat
yang dapat diambil dari Sistem Pendukung Keputusan adalah
a. Memperluas
kemampuan pengambilan keputusan dalam memproses data/informasi bagi pemakainya.
b. Membantu
pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang
sangat kompleks dan tidak terstruktur.
c.
Dapat
menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan.
d. Walaupun suatu
SPK, mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil
keputusan, namun ia dapat menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam
memahami persoalannya, karena mampu menyajikan berbagai alternatif pemecahan.
Karakteristik
sistem pendukung keputusan adalah
a. Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk
membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi
terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia
dan informasi komputerisasi.
b. Dalam proses pengolahannya, sistem pendukung
keputusan mengkombinasikan penggunaan model-model analisis dengan teknik
pemasukan data konvensional serta fungsi-fungsi pencari / interogasi informasi.
c. Sistem Pendukung Keputusan, dirancang
sedemikian rupa sehingga dapat digunakan/dioperasikan dengan mudah.
d. Sistem Pendukung Keputusan dirancang dengan
menekankan pada aspek fleksibilitas serta kemampuan adaptasi yang tinggi.
KESIMPULAN
Dengan adanya Sistem Pendukung keputusan ini
maka akan sangat membantu pekerjaan dalam hal pengambilan keputusan dan orang
yang sangat terbantu adalah seorang manajer. Karena seorang manajer dituntut
untuk menyampaikan gagasan untuk memecahkan suatu masalah dan memberikan solusi
agar hasil yang diperoleh memuaskan dan menguntungkan.
SPK dapat menjadi
stimulan bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya, karena mampu
menyajikan berbagai alternatif pemecahan.
Daftar Pustaka
Efraim
Turban, Jay E Aronson (2001). Decision Support System . Yogyakarta : Penerbit
Indonesia ANDI
“
Sistem Pendukung Keputusan” . khanif-gitu.blogspot.com. Diperoleh 10 Oktober
2012, dari http://khanif-gitu.blogspot.com/2010/05/sistem-pendukung-keputusan.html
“Sistem
Pendukung Keputusan (SPK)”. Haniif.wordpress.com. Diperoleh 7 Oktober2012, dari
http://haniif.wordpress.com/2007/08/01/23-tinjauan-pustaka-sistem-pendukung-keputusan-spk/
“Sistem
Pendukung Keputusan”. id.wikipedia.org. diperoleh 7 Oktober 2012, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan
